@ # m w PENGIN TAHU, DENDA TILANG NGGAK PAKAI HELM?

PENGIN TAHU, DENDA TILANG NGGAK PAKAI HELM?

Pagi ini aku sudah berada di kantor Pengadilan Negeri di kotaku .Sudah banyak motor yang diparkir di depan kantor tersebut , bahkan ada banyak juga yang parkir di luar pagar .
Apakah ini tandanya banyak orang yang akan sidang ..? Kalau iya, berarti banyak orang yang melanggar disiplin lalu lintas.

Baru sekali ini aku berada di kantor Pengadilan Negeri,guna mengikuti sidang pelanggaran lalu lintas ,karena waktu berkendara berboncengan dengan anakku untuk pergi mengantar sekolah, anakku tidak memakai helm.

Setelah membaca informasi dipapan pengumuman, saya dianjurkan menunggu diruang sidang guna bersidang  karena pelanggaran lalulintas. Di ruang sidang sudah  banyak orang yang menunggu untuk mengikuti sidang.

Rupanya saya terkena pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan, yaitu UU No. 22 Tahun 2009 yang isinya :

  1. Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan kendaraan bermotor.
  2. Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi sepeda motor berupa Helm Standar Nasional Indonesia (SNI)
Helm SNI

Selain itu, pasal 106 ayat 8 UU No. 22/2009 mengatur bahwa:

"Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm yang memenuhi Standar Nasional Indonesia."

Jadi apabila melanggar peraturan di atas, dikenakan ancaman pelanggaran yang diatur dalam pasal 291 UU No. 22/2009 yang berbunyi :

  1. Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor tidak mengenakan helm SNI sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)
  2. Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor yang membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm sebagaimana dimaksud pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu ) bulan ,atau denda paljng banyak Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
Dan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI) sesuai UU No.22/2009 dapat diketahui dari adanya tanda SNI pada helm. Hal ini sesuai dengan ketentuan pasal 3, huruf b Peraturan Menteri Perindustrian No.40/M-IND/PER/6/2008 Tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Helm Pengendara Kendaraan Bermotor roda dua secara wajib.

Dalam putusan sidang yang saya jalani karena melanggar peraturan lalu lintas yaitu pasal 291 ayat (2) karena tidak mengenakan helm penumpangnya seperti bunyi pasal tersebut diatas   saya  dikenakan denda Rp.250.000,00 dan disuruh menebus Rp.40.000,00 ( empat pulu ribu rupiah ) .

Disini kita tidak mempersoalkan besar kecilnya denda yang kita terima , tetapi yang perlu kita perhatikan adalah "ketaatan kita "  dalam mematuhi peraturan yang yang telah dibuat pemerintah tersebut.

Karena masih banyak pengendara naik motor menggunakan helm bukan atas kesadaran dari diri sendiri ,tapi  takut sama polisi karena akan ditilang.
Padahal sudah kita ketahui bahwa menggunakan helm adalah penting demi keselamatan nyawa kita sendiri apabila terjadi kecelakaan . Memang kita tidak mengharapkan terjadinya kecelakaan pada diri kita sendiri maupun orang lain , tapi untuk berjaga jaga adalah perlu.

Sebagai contoh ada 2 kejadian kecelakaan yang menimpa teman penulis ,
Yang pertama seorang wanita mau pulang kerumah , diboncengkan sama teman lelakinya , karena merasa rumahnya tidak jauh ia tidak mengenakan helm waktu dibonceng . Akibatnya waktu terjadi kecelakaan ia terjatuh dan kepalanya terbentur aspal jalanan , ia koma sampai satu minggu dan akhirnya tidak tertolong lagi atau meninggal dunia .

Yang kedua seorang teman lelaki mengendarai motor , ia ditabrak motor lain dengan kerasnya sampai terjatuh dan  helmnya pecah , kemudian ia pingsan tapi nyawa masih tertolong karena akhirnya ia siuman dan sehat kembali.

Memang hidup mati adalah Alloh yang menentukan , tapi dengan kejadian tersebut diatas kita dapat mengambil pelajaran yang berharga , apalagi kita masih dibutuhkan sama keluarga , atau harapan dari keluarga jadi patuhilah peraturan lalulintas nggak ada ruginya kan...?


  

Subscribe to receive free email updates:

close