@ # m w Pantai Timang , Destinasi Wisata Baru Yang Menantang dari Gunungkidul

Pantai Timang , Destinasi Wisata Baru Yang Menantang dari Gunungkidul

Ingin mengunjungi wisata alam yang menantang...? untuk menguji adrenalinmu...? kunjungilah pantai Timang yang lokasinya berada  di kabupaten Gunungkidul. Gunungkidul adalah salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan mempunyai pusat pemerintahan  di Kecamatan Wonosari.
Dengan luas sekitar satu per tiga dari luas daerah induknya, kabupaten ini relatif rendah kepadatan penduduknya daripada kabupaten-kabupaten lainnya.

Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Klaten dan Kabupaten Sukoharjo di utara, Kabupaten Wonogiri di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman di barat.

Sebagian besar wilayah kabupaten ini berupa perbukitan dan pegunungan kapur, yakni bagian dari Pegunungan Sewu. Gunungkidul dikenal sebagai daerah tandus dan sering mengalami kekeringan di musim kemarau, namun menyimpan kekhasan sejarah yang unik, selain potensi pariwisata, budaya, maupun kuliner.

Gunungkidul mempunyai  area pantainya yang sangat luas dan banyak bermunculan pantai-pantai baru dan di bangun oleh pemerintah maupun Masyarakat setempat.
Salah satunya adalah Pantai Timang,


Tempat destinasi anyar ini , yang pada bulan Maret 2017 baru saja dibuka dan sudah banyak dikunjungi wisatawan baru   baik dalam maupun luar negeri.Sungguh area wisata yang sangat menantang adrenalinmu apabila mau melakukan penyebrangan baik menggunakan jembatan gantung maupun maenggunakan gondola atau kereta gantung. Dan Jembatan Gantung ini pengelola meyakinkan sangat aman bagi wisatawan karena pengunjung akan di bekali peralatan pengaman dan pemandu ketika ingin menyebrang.

Sebenarnya hampir sama dengan kereta Gantung nya, kalau di kereta Gantung wisatawan hanya duduk saja dan di tarik oleh petugas. Namun wahana kereta Gantung inidisamping ongkosnya lumayan mahal yaitu Rp.150.000,_  juga sangat menantang adrenalin bagi wisatawan jadi kalau yang tidak suka tantangan biasanya tidak berani naik gondola
.
Ketinggian gondola tersebut kurang lebih 10 m dari permukaan laut.adalah penuh tantangan tersendiri untuk menuju pulau Timang tersebut , karena waktu meluncur sendirian diatas permukaan laut ombak yang besar akan maengenai siapapun yang melewati .
Sebenarnya hampir sama dengan kereta Gantung nya, kalau di kereta Gantung wisatawan hanya duduk saja dan di tarik oleh petugas. Namun wahana kereta Gantung ini sangat menantang adrenalin bagi wisatawan jadi kalau yang tidak suka tantangan biasanya tidak naik.
Pantai Timang ini sebenarnya sudah cukup terkenal di kalangan para traveler. Pantai timang ini terkenal akan ciri khasnya yakni kereta gantung untuk menyebrang  kepulau kecil kecil ditengah lautan. 
. Rute Menuju Pantai Timang Gunungkidul
Pantai Timang dari  Yogyakarta ,  berjarak kurang lebih 70km dan dapat di tempuh dengan kendaraan pribadi kurang lebih 2 jam perjalanan
Untuk menuju pantai Timang dari  Yogyakarta bergerak menuju  jl. Wonosari (Ringroad Ketandan) terus ke Piyungan menuju  Pasar buah Sambipitu.  dari pasar buah sambipitu menuju Gading (lapangan udara) belok ke kiri menuju kota Wonosari  terus saja disana akan menemukkan pusat pemerintahan atau Pemda Wonosari  lalu menuju ke  Pasar Argosari dan terus menuju   Pasar Purwodadi  dan dari pasar Purwodadi melaju terus  ke dusun Ndanggolo kemudian melaju kePantai Timang.
Naik Gondola (It.Avatar Nusantara.com)

Selain butuh keberanian kereta Gantung ini tarifnya lumayan mahal karena ongkos menyebrang saja sudah Rp.150.000 per orang. Nah kalau Jembatan Gantung ini sebenarnya solusi bagi yang takut naik kereta Gantung.

Karena kemunculannya tempat rekreasi ini masih tergolong baru  maka fasilitas di Pantai Timang ini masih tergolong sederhana artinya belum dikelola secara profesional belum Semaju pantai-pantai lain di Gunungkidul, mungkin tahun tahun belakangan akan dibangun fasilitas yang lebih memadai
Nah rasanya belum lengkaplah apabila seorang traveller  belum mengunjungi  pulau Timang yang mempunyai keunikan tersendiri.




















Subscribe to receive free email updates:

close