@ # m w Tahukakh Anda , Banyak Makan Tahu Dapat Mencegah Monopouse Dini

Tahukakh Anda , Banyak Makan Tahu Dapat Mencegah Monopouse Dini

Sudah kodratnya bagi wanita bahwa selain  melahirkan wanita juga akan mengalami monopouse .
Menopause adalah sebuah kondisi normal yang akan dialami oleh semua wanita pada usia tertentu sejalan dengan bertambahnya usia, dan ini bukanlah suatu penyakit atau gangguan medis.

Menopause dapat dikatakan sebuah masa berakhirnya siklus menstruasi pada wanita, seiring dengan proses penuaan maka semua wanita akan mengalami yang namanya masa menopause. Kondisi menopause saat fungsi ovarium dari seorang wanita berhenti. Ovarium atau indung telur merupakan bagian dari kelenjar reproduksi wanita.

Umumnya usia wanita yang memasuki masa menopause adalah sekitar 51 tahun. Walaupun memang tidak bisa dipastikan kapan seorang wanita memasuki masa menopause. Kebanyakan menopause terjadi diantara usia 45 dan 55, namun menopause bisa terjadi lebih awal seperti sekitar 40 tahun, atau juga bisa lebih lama pada wanita berumur 60-an tahun. Yang perlu diingat menopause adalah hal yang normal dan alami. Namun ada wanita yang ternyata mengalami menopause dini. Menopause yang terjadi pada umur 40 ke bawah disebut sebagai menopause dini.

Secara  umum menopause dapat dikatakan sebagai berakhirnya siklus menstruasi pada wanita.
Hasil gambar untuk gambar usia wanita mengalami menopause
Hamilplus.com
Fase menopause pada wanita ini memang tak bisa dihindari ,namun ada kalanya menopause datang terlalu dini yang berarti akan mengalami  ketidaknyamanan seperti gangguan emosi, menurunnya libido, mudah lelah, hingga tulang keropos juga terjadi secara dini pula. Ada beberapa cara untuk menanggulangi monopouse terlalu  dini yang penulis rangkum dari berbagai sumber ,antara lain :
1. Banyak Makan Tahu

Menurut penelitian yang dilansir dari thehealthsite.com, ada cara sederhana untuk mencegah datangnya menopause dini bagi wanita yaitu dengan banyak makan tahu, beras cokelat, atau oatmeal.
"Sebuah penelitian di tahun 2016 mengindikasikan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih banyak protein nabati atau sekitar 6,5% dari jumlah kalori harian mereka memiliki risiko 16% lebih rendah untuk terkena menopause dini dibandingkan dengan mereka yang hanya makan sedikit protein nabati," tulis penelitian ini.

Meski perlu dikaji lebih jauh, namun penelitian menyimpulkan bahwa konsumsi protein nabati akan mencegah ketidakseimbangan hormon yang bisa mengakibatkan mulainya menopause dini.




  • 2. Kendalikan Berat Badan 

    Berat badan yang berlebihan  akan menyimpan estrogen yang berlebih dalam jaringan lemak ,maka   estrogen berlebihan ini ternyata mampu memicu kegagalan ovarium. Demikian pula jika badan terlalu kurus dan kelaparan maka tubuh akan secara otomatis mematikan banyak fungsi organ penting salah satunya adalah bagian ovarium.

  • Berat badan merupakan faktor resiko menopause dini yang dapat  dikendalikan dan memiliki berat badan normal adalah salah satu hal terbaik yang dapat  lakukan untuk hormon.




  •  3. Jauhi Minuman Berlebihan

    Minuman alkohol bukanlah satu faktor utama yang dapat menyebabkan menopause dini namun meminum alkohol dalam jumlah besar  akan dapat lebih cepat memicu terjadinya menopause terutama jika memiliki faktor resiko lain.

  • Bukan hanya alkohol yang harus diperhatikan, konsumsi kafein terlalu banyak juga dapat mengganggu tingkat kesuburan.
    Boleh boleh saja mengkonsumsi satu cangkir kopi dalam sehari dan dua botol alkohol per minggunya supaya dapat terhindar dari resiko menopause dini.




  • 4. Berhenti Merokok 
  •  
  •  
  •  
  •  
     Merokok adalah salah satu aktivitas yang dapat menjadi penyebab menopause dini. Bahan kimia yang ada di dalam rokok seperti nikotin, sianida dan karbon monoksida dapat mempercepat kehilangan sel telur.Sayangnya ketika sel telur telah hilang tidak dapat diganti atau regenerasi. Karena hal ini menurut data wanita yang merokok mengalami menopause 4 tahun lebih dini dibandingkan dengan wanita non-perokok.

    Kejadian monopouse dini adalah hal yang tidak diharapkan oleh wanita ,menopause dini tetap memiliki efek yang sama seperti menopause pada usia lanjut. Hal ini dikarenakan perubahan hormon estrogen, hanya saja pada menopause dini sudah terjadi saat usia yang lebih muda. Berikut beberapa efek yang menopause dini: 
    a. Gangguan emosi seperti perubahan mood dan depresi
    b. Kulit, mata, dan mulut terasa kering
    c. Vagina terasa lebih tipis dan kurang fleksibel
    d. Menurunnya libido
    e. Tulang keropos
    f. Tidak dapat memiliki keturunan

    Tidak semua wanita mempunyai gejala-gejala dan proses menopause yang sama. Dimana tidak semua wanita akan mengalami seluruh gejala menopause tersebut. Adapun proses menopause biasanya ditandai dengan terjadinya menstruasi yang akan berakhir secara bertahap. Dimana nantinya frekuensi menstruasi akan semakin jarang, hingga akhirnya menstruasi akan berhenti sama sekali.
    Sumber : merdeka.com,hellosehat.com








    Subscribe to receive free email updates:

    close