Wednesday, 24 January 2018

Inilah akibatnya apabila sering melakukan Seks Oral


 Seks oral adalah aktivitas seksual dengan memberikan stimulasi alat kelamin pasangan seks dengan menggunakan mulut, lidah, gigi atau tenggorokan.
Meskipun risiko seks oral dapat menularkan penyakit menular seksual seperti sipilis dan HIV yang lebih rendah, namun tetap saja, seks oral tidak seaman yang dibayangkan orang sebab ternyata bisa memicu kanker lidah dan mulut.

fenomaoz.com


Seks oral merupakan aktivitas yang membutuhkan keahlian dan suatu bentuk seni. Kuncinya adalah menyukai apa yang Anda kerjakan, merasa nyaman, dan percaya diri. Buat kegiatan ini sebagai suatu aktivitas yang menyenangkan bagi Anda berdua. Dan sebaiknya lebih dahulu menggunakan  pewangi tubuh agar dapat lebih menggairahkan.

Warning buat yang suka melakukan Sex Oral
Bagi pasangan yang sering berpetualang melakukan sex oral sebaiknya untuk lebih hati hati   karena kenapa ?,Seks oral rupanya menjadi salah satu pintu masuknya human papiloma virus (HPV). Data yang dikumpulkan National Health Service di Inggris menyatakan, 90 persen orang yang aktif secara seksual akan terpapar HPV dari berbagai strain. Ada puluhan strain atau jenis HPV yang kini telah diketahui.
HPV yang masuk umumnya bisa hilang sendiri dari tubuh dalam kurun waktu 2 tahun. Namun, pada 2-3 persen individu, HPV bisa tetap tinggal di tubuh, menginfeksi sel skuamosa, dan akhirnya memicu mutasi sel yang ujungnya adalah kanker.

Kaitan HPV dengan kanker mulut, lidah, dan tenggorokan terbukti lewat puluhan penelitian. Ulasan di jurnal JAMA Oncology pada 2017 merupakan salah satu publikasi yang mengulasnya, menyatakan bahwa kanker oral dan lidah dipicu oleh jenis HPV 16.
Hampir semua kasus infeksi HPV yang ada di mulut disebabkan oleh seks oral. Risiko terinfeksi HPV dan terkena kanker mulut, lidah, dan tenggorokan akan lebih besar jika terus berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks.

Ada pendapat lain dalam mewaspadai risiko kesehatan dari seks oral seperti yang dilansir dari WebMD berikut ini.
Kanker tenggorokanSiapa sangka, aksi intim yang satu ini ternyata merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit kanker tenggorokan. Sebenarnya bukan seks oral yang menyebabkan kanker, akan tetapi virus HPV dari organ intim bisa menyebar ke tenggorokan yang akhirnya memicu penyakit kanker.

Merenggangkan hubunganTidak semua seks itu mendekatkan kedua pasangan. Sebab beberapa orang justru bisa merenggang hubungannya gara-gara seks oral. Hal ini dikarenakan salah satu pasangan merasa cemas tentang reaksi yang diterima ketika melakukan seks oral. Kecemasan itu akhirnya berujung pada merenggangnya hubungan.

Tidak amanHubungan seksual tanpa pengaman dianggap membawa banyak risiko bagi kesehatan. Namun seks oral ternyata juga sama. Seks oral mungkin lebih aman daripada seks vaginal, tetapi bukan yang paling aman. Jadi tetap ada risiko HIV, herpes, sifilis, dan hepatitis yang bisa ditularkan melalui seks oral.

Kalangan remaja Berita buruknya, seks oral ini ternyata cukup umum di kalangan remaja yang masih berpacaran. Mereka menganggap seks oral ini aman karena tidak merusak keperawanan. Kebanyakan remaja yang melakukan seks oral juga disebabkan karena rasa penasaran saja. Padahal seperti yang sudah disebutkan, seks oral tetap saja membawa banyak risiko kesehatan.
Itulah risiko kesehatan melakukan seks oral. Menggunakan kondom adalah salah satu cara untuk mencegah risiko kesehatan tersebut.

Lantas, bagaimana mencegahnya?
Tentu, bukan berarti seks oral dilarang. Rajiv Sani dalam publikasinya di Journal of Pharmacy & Bioallied Sciences tahun 2011 mengatakan, "Secara umum, penggunaan penghalang tipis saat seks oral bisa mengurangi risiko penularan HPV dan infeksi menular seksual lainnya."
Penghalang bisa berupa kondom. Di sini, kondom berfungsi mengurangi risiko kontak mulut dengan alat kelamin dan cairan yang dikeluarkannya. Cara lain adalah memastikan tak memiliki luka mulut, sariawan, dan gusi berdarah saat melakukan seks oral.
Sumber:Kompas.com dan sumber lain
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner