Kiat Sederhana Membangun Bisnis Yang Kuat

Berfokuslah untuk memindahkan tiga benda sejauh satu mil, bukan seratus inci. Ini adalah saran perencanaan dasar yang bagus untuk bisnis apa pun. Tidak peduli seberapa baik Anda dalam multi-tugas, pikirkan tentang seberapa kuat Anda membangun bisnis Anda dengan memperkuat tiga bagian utama sekaligus. Anda dapat melakukannya dengan memfokuskan kiat-kiatnya.

Ketika orang bertanya topik apa yang harus dituliskan buku tips tentang kapan mereka memiliki banyak topik yang menarik, jawabannya adalah untuk memilih di antara:

topik yang membuat Anda menjadi hidup
kiat yang mewakili bagian paling menguntungkan dari bisnis Anda
informasi berdasarkan pertanyaan yang paling sering Anda dapatkan

Idealnya, jawaban topik apa yang harus dituliskan dalam buklet tips Anda mencakup ketiganya. Bahkan jika Anda belum siap untuk menulis seluruh buku tips, ada cara lain untuk menggunakan kiat-kiat untuk Anda yang mungkin atau mungkin tidak akan membawa Anda ke seluruh buku tips.

Anda mungkin juga menemukan bahwa a…

Ambisi Donald Trump mau Menumpas ISIS Dalam Satu Bulan Jika terpilih Jadi Presiden AS.

Pemilihan presiden Amerika Serikat tambah seru diwarnai dengan saling serang dan saling memojokan  lawan dengan menyerang rivalnya untuk memperoleh suara yang maximal .
 Donald Trump yang resmi diusung sebagai capres Amerika Serikat  2016 dalam Konvensi Nasional Partai Republik di Cleveland, Ohio. Dia berhasil mengalahkan rival rival  separtainya selama Pemilu primer beberapa waktu lalu. 


Dan atas terpilihnya Trump itu, Menteri Luar Negeri  Jerman, Frank-Walter Steinmeier pernah mengatakan bahwa terpilihnya Donald Trump sebagai calon presiden  Amerika Serikat  merupakan bahaya bagi keamanan dunia.Steinmeier mengungkapkan ini karena calon presiden dari partai Republik ini sering mengumbar pernyataan yang kontroversional.

Menurut Frank-Walter Steinmeier, seperti dikutip Reuters (20/7), kebijakan "politik ketakutan dan isolasi" Trump berbahaya bagi Amerika Serikat dan keamanan dunia. Dia mengaku prihatin atas sumpah Trump untuk "menjadikan Amerika kuat lagi" dan mengurangi keterlibatan di masyarakat internasional.


"Hal tersebut saling bertentangan dan membuat saya prihatin," kata Steinmeier dalam perjalanan menuju Washington untuk menghadiri pertemuan dengan menteri luar negeri dan pertahanan dalam meninjau upaya koalisi AS melawan ISIS.

"Politik ketakutan dan isolasi hanya akan mengurangi keamanan, tidak lebih, dan berbahaya tidak hanya bagi Amerika Serikat, tapi bagi Eropa dan seluruh dunia," lanjut Steinmeier.

Steinmeier memang dikenal kerap mengkritik Trump atas pidato "America First" yang disampaikannya dan memuji Hillary Clinton yang menurutnya memiliki pengalaman sebagai ahli hubungan luar negeri.

Hasil gambar untuk unggah foto cALON presiden DONALD TRUMP


 Sebagaimana layaknya para calon presiden yang mengumbar janji di masa kampanye, dua kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik dan Partai Demokrat juga turut meramaikan media massa dengan pesan-pesan kampanye mereka.


,Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump tiba-tiba menuduh saingan politiknya dari Partai Demokrat Hillary Clinton sebagai penyebab kerusuhan yang melanda Turki.

Tuduhan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah pidatonya di depan publik. Meski sangat bersemangat menuduh Hillary sebagai faktor penyebab, Trump tidak lupa menyampaikan rasa duka atas tragedi berdarah yang menimpa masyarakat Turki.

Tuduhan itu karena Trump beranggapan bahwa kerusuhan di Timur Tengah selama ini diakibatkan kebijakan luar negeri Hillary. Peperangan berkelanjutan di Irak dan Suriah selama ini telah menginspirasi Turki. Dikutip dari Okezone News
 

Calon presiden Amerika Serikat  dari Partai Demokrat, Hillary Clinton balik menyerang Trump. Kali ini sasarannya adalah para pendukung calon presiden dari Partai Republik itu.
Hasil gambar untuk tampilkan foto hillary clinton
Hillary Clinton

Dalam sebuah acara penggalangan dana, Hillary menyebut pendukung Trump sebagai sekaranjang orang yang menyedihkan. Ia mengatakan para pendukung Trump rasis, seksis, xenophobia, Islamofobia.

"Untuk menilai secara general, Anda bisa menempatkan setengah dari pendukung Trump ke dalam apa yang saya sebut 'keranjang yang menyedihkan'. Sayang sekali ada orang-orang seperti itu, dan ia telah mengangkat mereka," kata seperti dikutip dari BBC, Sabtu (10/9/2016).
Namun setelah mengeluarkan pernyataan tersebut calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat; Hillary Rodham Clinton, mengaku menyesal usai menyebut setengah dari pendukung rivalnya Donald John Trump sebagai kelompok “menyedihkan”. Meski demikian, Hillary tidak membuat permintaan maaf.

”Tadi malam saya terlalu generalistik, dan itu tidak pernah jadi ide yang baik. Saya menyesal mengatakan 'setengah' (pendukung Trump), itu hal yang salah,” ucap Hillary dalam sebuah pernyataan, sehari setelah serangan verbal terhadap pendukung Trump.
“(Tapi), Trump telah membangun kampanyenya sebagian besar pada prasangka dan paranoia,” ujar Hillary, seperti dikutip Reuters, Minggu (11/9/2016).”Saya tidak akan berhenti menyebut kefanatikan dan retorika rasis dalam kampanye ini.”


Tidak hanya Calon Presiden dari partai Demokrat saja yang diserang , bahkan Presiden Barack Obamapun terkenna sindirannya juga.Dalam kampanyenya  calon presiden Donald Trump sering mengeluarkan pernyataan pernyataan yang kontroversial,dan ini membuat presiden Barack Obama meladeni sindiran calon presiden Donald Trump seperti yang dikutip dibawah ini.
Presiden Amerika Serikat  Barack Obama menegaskan keyakinannya jika calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, setiap kali ia berbicara semakin menunjukan jika ia tidak memenuhi syarat untuk menjadi presiden. Obama juga yakin jika AS akan menolak sang miliarder tersebut saat hari pemilihan.

Pernyataan Obama ini datang sehari setelah Donald Trump memuji Presiden Rusia Vladimir Putin yang dinilainya lebih baik dari Obama. 
"Jika dia mengatakan hal-hal besar tentang saya, saya akan mengatakan hal-hal besar tentang dia. Tentu saja dalam hal ini, dia (Putin) menjadi pemimpin yang jauh lebih baik dari pemimpin yang kita miliki," kata pengusaha nyentrik itu merujuk pada Obama.

Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump selama ini paling banyak mendapat perhatian media karena ucapan-ucapannya yang sering kontroversial dan menuai banyak tanggapan dari berbagai kalangan.baca juga Hotel Mewah Donald Trump 9,2 juta Rupiah Per Malam
Dari  sekian banyak pernyataan Trump dalam masa kampanye,ada  empat janji calon Presiden AS ini   yang  cukup kontroversial yaitu :


1. Mau Menumpas ISIS Dalam Waktu 30 hari 
Calon presiden  Donald Trump sesumbar dengan mengatakan bahwa ia bisa menumpas militan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) dalam 30 hari, apabila dia terpilih jadi presiden dalam pemilu Amerika Serikat November mendatang.

Pernyataan tersebut diungkapkan  pada pidatonya di Philadelphia,Calon Presiden  Donald Trump berharap dapat melancarkan rencananya guna menyudahi kegiatan militer berkepanjangan.

"Kami akan menyampaikan kepada petinggi jenderal dan memberi mereka sebuah instruksi sederhana. Mereka akan punya waktu 30 hari untuk cepat melawan ISIS. Karena kita tidak ada pilihan," katanya, dikutip dari laman ABC News, Selasa (7/9).

Selain itu Donald Trump juga mengatakan apa yang hendak dia  kerjakan di hari pertama sebagai presiden.
"Perubahan akan dimulai di hari pertama saya di kantor (Gedung Putih), nomor satu adalah saya akan mengeliminasi setiap perintah yang tidak berkonstitusi dan mengembalikan aturan hukum pada tempatnya. Kita juga akan mulai mengimplementasikan rencana untuk pembangunan sebuah tembok panjang di perbatasan selatan," tegasnya.
Yang dimaksud Donald Trump adalah rencana akan membangun tembok pembatas untuk memisahkan negara Meksiko dalam mencegah imigran gelap dari Meksiko yang dianggapnya kerap menjadi pengedar narkoba dan penjahat.

2.Israel Bakal Hancur Oleh Nuklir Iran.
 Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump mengatakan jika dia tidak terpilih jadi presiden maka Israel akan hancur oleh nuklir Iran. Hal tersebut menyangkut perundingan sanksi nuklir yang kembali bergulir.
"(Nuklir) akan menghancurkan Israel, kecuali saya terpilih (jadi presiden) lantas Israel akan baik-baik saja," ujarnya di Cleveland, seperti diberitakan Columbus Dispatch, dikutip laman Haaretz, Rabu (7/9).


Menyinggung hal tersebut, wakil calon presiden Hillary, Senator Tim Kaine, menyebut siap mempertahankan kesepakatan dengan Iran dan mengacuhkan konsen Trump terhadap Israel, serta menilai bila dia bermuka dua. Menurutnya hal itu hanya strategi sang taipan dalam meraup suara.

 Hillary Clinton sebagai menteri luar negeri    berkontribusi dalam negosiasi kesepakatan Iran dan mengatakan dia akan terus memegang teguh hal tersebut. Orang di Partai Demokrat sendiri menilai bahwa kelak Hillary akan sangat ketat terhadap hal tersebut ketimbang jajaran kabinet Obama sekarang.
"Kami jelas tidak mengerti apa ide Trump dalam menangani Iran, dan sejujurnya, dia juga tidak tahu bagaimana melakukannya," tandas Kaine.

3.Melarang Orang Beragama Islam Memasuki Negaranya .
Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump menyatakan selama periode tidak terbatas, orang beragam Islam harus dilarang memasuki negaranya. Ujaran kebencian anti-Islam itu adalah respon pengusaha properti tajir ini atas penembakan massal di San Bernardino, California, pekan lalu yang menewaskan 14 orang. Serangan bermotif terorisme itu pelakunya pasangan suami-istri imigran muslim.

Trump menegaskan jika terpilih sebagai Presiden dalam pemilu tahun depan, dia akan menghentikan orang Islam untuk dapat masuk ke negaranya Amerika Serikat.Untuk mencegah tersebut  , menurutnya, harus dimulai dari pintu imigrasi darat, laut, maupun udara.
"Larangan (masuk) itu berlaku sampai kita bisa memutuskan dan mengerti permasalahan ideologi Islam dan ancamannya yang berbahaya. Negara ini tidak bisa menjadi korban

4.Akan Membangun Tembok Raksasa .
Donald Trump dalam pidatonya juga mengatakan  dia akan  membangun "tembok raksasa" antara Amerika dan Meksiko agar imigran gelap tak masuk termasuk migran Suriah. Trump mengatakan warga Meksiko yang masuk ke Amerika sebagian besar adalah penjahat.
"Mereka membawa obat bius, penjahat dan mereka adalah pemerkosa," katanya. 
Ia mengatakan Meksiko harus membayar tembok raksasa itu dan menurut analisa BBC bernilai antara USD 2,2 miliar sampai USD 13 miliar.
Tak kurang koresponden senior stasiun televisi Fox News Geraldo Rivera mengatakan, para pendukung partai Republik hanya mau mendukung 'orang gila' macam Trump bagi capres mereka.

Dalam wawancara dengan pengamat media Howard Kurtz Senin lalu, dia sebelumnya mengagumi sosok Trump. Tapi ketika pria 69 tahun itu berkomentar soal para imigran Meksiko, Rivera sangat menyesalkan pernyataan Trump.
 "Dia teman saya. Saya suka dia. Tapi kemudian dia bilang imigran Meksiko adalah pengedar narkoba dan pemerkosa," kata Rivera, seperti dilansir Rawstory, Senin (1/5).

"Meski saya menghormati dia (Trump) dan keluarganya, saya tidak akan pernah memilihnya kecuali dia mengubah pandangannya," kata Rivera. sumber Merdeka.com





 



Comments

Popular posts from this blog

RANGKUMAN PELAJARAN FISIKA SEMESTER I KELAS X SMA/MA

SHOLAT JUMAT WAJIB BAGI LAKI LAKI

CARA MUDAH DAPAT DITERIMA GOOGLE ADSENSE UNTUK NEWBIE

Rangkuman Pelajaran Sejarah Indonesia Untuk SMA/SMK/MA/MAK Kelas X

CARA MUDAH MENGUKIR BAN BEKAS

PENGIN TAHU, DENDA TILANG NGGAK PAKAI HELM?

CARA EFEKTIF MENAMBAL BAN YANG CEPOL PENTILNYA

Hotel Mewah Donald Trump 9,2 juta Rupiah Per Malam