Dahsyatnya Manfaat Tomat Untuk Kesehatan


Tomat yang dalam bahasa latinnya Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum adalah tumbuhan dari keluarga solanacea, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Dan tomat merupakan tumbuhan  yang siklus hidupnya singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tumbuhan ini memiliki buah berawarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses.

Tomat memiliki batang dan daun yang tidak dapat dikonsumsi karena masih sekeluarga dengan kentang dan Terung yang mengadung Alkaloid.



Mencegah Kanker Prostat
Tomat merupakan buah dengan kandungan antioksidan yang tinggi, salah satunya adalah likopen. Manfaat likopen yang terkenal adalah mencegah kanker prostat.
Semakin bertambahnya usia, risiko terkena kanker prostat juga meningkat. Sekarang ini prevalensi kanker prostat di Indonesia mencapai 11/100.000 pria. 

Ada cara mudah untuk mencegah kanker prostat yakni dengan mengonsumsi tomat. Tapi bukan tomat segar. Konsumsi tomat yang sudah dimatangkan.
"Likopen yang terdapat dalam tomat sangat bermanfaat untuk mencegah kanker prostat. Tomat yang dicelupkan di air mendidih atau campurkan dalam sayur sop atau sayur lain. 

Agar likopen di tomat sudah keluar. Jika dimakan mentah, likopennya masih tertutup," ujar Dr Aru Wisaksono Sudoyo SpPD, KHOM, FACP saat jadi pembicara tentang kanker prostat di Hotel Gran Melia, Rabu
Tomat


Mencegah Kanker Ginjal
 Namun, studi teranyar menyebutkan zat likopen juga menjaga kesehatan ginjal.
Studi itu menyatakan, konsumsi tomat dan buah yang mengandung likopen secara rutin dapat mencegah seseorang terkena kanker ginjal. 

Bahkan beberapa studi lainnya juga menemukan konsumsi buah-buahan dengan antioksidan yang memberikan warna kemerahan itu bisa mengurangi risiko sejumlah kanker lainnya.

Dalam studi baru, para peneliti melakukan analisis terhadap 92.000 wanita menopause yang diikuti sejak pertengahan 1990-an hingga 2013. 

Responden juga diminta mengisi kuesioner mengenai pola makan mereka, khususnya terkait jumlah mikronutrien, termasuk likopen, yang mereka konsumsi.

Dalam periode studi tersebut, sebanyak 383 responden didiagnosis dengan kanker ginjal. Setelah itulah, peneliti mulai menelaah hubungan antara kanker ginjal dengan jumlah vitamin yang dikonsumsi dalam pola makan, termasuk likopen, vitamin C, E, dan karoten.

Hasil menunjukkan, dari sekian banyak vitamin yang ditelaah, hanya likopen yang memiliki keterkaitan dengan penurunan risiko kanker ginjal. Wanita yang mengonsumsi likopen dalam jumlah yang lebih banyak mengalami penurunan 45 persen risiko kanker ginjal dibandingkan dengan mereka yang makan likopen yang lebih sedikit.


Dokter Won Jin Ho dari Case Western Reserve University di Ohio mengatakan, konsumsi tertinggi likopen yang dilakukan oleh responden dalam studi ini sama dengan konsumsi empat buah tomat setiap hari. Namun ia juga menegaskan, likopen tidak hanya didapat dari buah tomat saja, melainkan juga dari saus tomat atau buah lainnya yang mengandung likopen.

Kanker ginjal, meskipun prevalensinya tidak terlalu tinggi, namun dapat menyebabkan kerusakan organ yang berfungsi dalam penyaringan darah dan mengeksresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh tersebut. Kanker ginjal seringkali tidak bergejala saat masih dalam stadium awal, selanjutnya tanda-tandanya adalah ditemukannya darah pada urine.


Menurunkan Kolestrol dan Tekanan Darah Tinggi

 Bagi Anda yang sedang berjuang menurunkan kadar Kolesterol atau tekanan darah tinggi, kini ada suatu solusi praktis dan enak.  Mulai saat ini, rajinlah mengonsumsi makanan yang mengandung buah tomat seperti pasta atau jus tomat.


Menurut laporan riset yang dimuat jurnal Maturitas, makanan dari tomat yang sudah dimasak seperti pasta ternyata memiliki khasiat yang nyaris sama seperti obat kimia penurun Kolesterol.

Seperti dilansir Daily Mail, para ahli merekomendasikan bahwa tomat dapat menjadi   "alternatif yang efektif" pengganti statin, jenis obat yang umumnya diresepkan untuk kondisi yang menyebabkan gangguan jantung.

Menurut peneliti, dengan hanya mengonsumsi dua ounces atau sekitar 60 gram pasta tomat atau seperdelapan sari buah tomat setiap hari sudah cukup bagi pasien untuk memeroleh manfaat tersebut.

Rahasianya terletak pada senyawa likopen yang memberi warna merah terang pada tomat matang. Antioksidan kuat ini penting bagi kesehatan  dalam menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Peneliti menekankan, tomat yang sudah dimasak adalah sumber terbaik. Hal itu telah dibuktikan dalam penelitan di mana tubuh dapat menyerap lebih banyak likopen dari tomat masak daripada tomat yang belum di masak.


Ini merupakan kajian para ahli di Australia yang menganalisis 14 penelitian internasional tentang manfaat likopen dalam 55 tahun terakhir. Mereka menyimpulkan, senyawa tersebut dapat memberi perlindungan alami terhadap dampak peningkatan kadar Kolesterol jahat atau  rendahnya densitas lipoprotein di dalam darah.

Efeknya tomat yang dimasak dapat disejajarkan dengan dosis kecil statin yang digunakan untuk mengobati pasien dengan Kolesterol atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa menjadi faktor penyakit kardiovaskuler.

Salah satu penulis penelitian, Dr Karin Ried, dari University of Adelaide, mengatakan tomat terutama memiliki likopen tingkat tinggi. Ia menambahkan, setengah liter sari buah tomat atau 50 gram pasta tomat setiap hari  menyediakan perlindungan melawan penyakit jantung.  Tetapi jika hanya makan sebuah tomat sehari tidak akan cukup.

"Saya benar-benar merekomendasikan untuk mempertimbangkan pasta tomat. Makanan ini kaya likopen dan tak sulit untuk mendapat 50 gram setiap hari atau dalam pizza atau sebagai minuman. Penelitian kami menunjukkan, bila lebih dari 25 gram likopen dikonsumsi setiap hari, itu bisa mengurangi Kolesterol "buruk" hingga lebih dari 10 persen," ujar Ried.

"Itu dapat disamakan dengan pengaruh dosis rendah pengobatan yang umumnya diresepkan tetapi tanpa efek samping, seperti sakit otot dan lemas dan kerusakan saraf," tambahnya.


Likopen juga dapat ditemukan dalam buah semangka, jambu, pepaya, pink grapefruit, aprikot dan rosehip, tetapi dalam konsentrasi lebih rendah.
Sumber :Dari berbagai sumber



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dahsyatnya Manfaat Tomat Untuk Kesehatan"

Post a Comment

close