Pertolongan Al Qur an di Alam Kubur

Dunia sudah semakin tua bencana datang silih berganti tapi banyak  ulah manusia yang semakin menjauh dari ajaran ajaran agama islam, kemaksiatan meraja lela , pembunuhan dan pemerkosaan semakin meningkat , narkoba dimana mana yang korupsi tak habis habisnya menunjukkan keserakahan manusia di jagat raya ini ,

Apakah gempa ,tsunami ,tanah longsor dan banjir bandang tidak menjadi peringatan bagi umat manusia untuk segera bertobat, berbenah memperbaiki diri bahwa kematian itu pasti datang, hanya tunggu waktu karena kita tidak tahu kapan datangnya. Yang jelas kita sekarang lagi tunggu giliranNya.

 Maka dia bertanya: ‘Siapakah engkau?Wajahmu adalah wajah yang datang dengan kejelekan.’ Diamenjawab: ‘Aku adalah amalanmu yang jelek.’ Maka dia berkata:‘Wahai Rabbku, jangan engkau datangkan hari kiamat’.” (HR.,Ahma An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Al-Hakim)

2.Dipukul dengan Palu yang Terbuat dari Besi
Siksaan pertama yang dijelaskan Nabi Muhammad SAW adalah pukulan dengan palu yang terbuat dari besi. Pukulan ini akan ditujukan dibagian wajah hingga jeritan mereka terdengar oleh penduduk bumi, kecuali jin dan manusia. Siksaan ini ditujukan kepada orang-orang yang mengingkari Allah SWT dan Rasul-Nya.

Rasulullah bersabda yang artinya: “Adapun orang kafir atau munafik, maka kedua malaikat tersebut bertanya kepadanya: “Apa jawabanmu tentang orang ini (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam)?” Dia mengatakan: “Aku tidak tahu. Aku mengatakan apa yang dikatakan orang-orang.” Maka kedua malaikat itu mengatakan: “Engkau tidak tahu? Engkau tidak membaca?” Kemudian ia dipukul dengan palu dari besi, tepat di wajahnya. Dia lalu menjerit dengan jeritan yang sangat keras yang didengar seluruh penduduk bumi, kecuali dua golongan: jin dan manusia.” [Muttafaqun ‘alaih]

3.Dipotong Lidahnya
Di akhirat kelak, orang-orang yang suka berbohong saat hidup di dunia akan merasakan azab dari Allah yakni dipotongnya lidah mereka dengan gunting api, lalu lidah tersebut tumbuh kembali dan dipotong lagi begitulah seterusnya.

Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Pada malam Isra aku dibawa ke berbagai kaum yang lidah mereka dipotong dengan gunting api. Setiap kali berakhir dipotong, lidah itu kembali lagi.

Aku mengatakan, ‘Siapakah mereka itu, wahai Jibril?’ Jibril mengatakan, ‘Mereka merupakan para pembicara dari kalangan umatmu yang mereka mengucapkan apa yang tak mereka lakukan serta mereka membaca Kitabullah, tapi tak mengamalkannya’,” (Shahiihul Jami’: 128).

Kebiasaan berbohong ini tentu saja akan menimbun banyak dosa bagi dirinya sendiri. Karena setiap perkataan yang diucapkan bertolak belakang dengan perbuatan yang mereka lakukan. Orang yang seperti ini akan sangat membuatnya sangat menyesal karena merasakan pedihnya azab dari Allah.

Dari Usamah bin Zaid, ia mengatakan: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Akan didatangkan seseorang kemudian dirinya dilemparkan ke neraka. Maka dirinya di sana berputar semacam berputarnya keledai di tempat penggilingannya, sampai para penduduk neraka berkumpul mengelilinginya. Mereka mengatakan kepadanya, ‘Wahai Fulan bukankah engkau dulu di dunia yang menyuruh kami ke yang baik serta melarang kami dari yang mungkar?’”

Usamah mengatakan, dirinya menjawab, “Aku dulu menyuruh kalian terhadap yang baik (tapi) aku tak melakukannya. Serta aku melarang kalian dari yang kurang baik, (tapi) aku melakukannya,” (Shahiihul Jami’).

Demikianlah informasi mengenai azab Allah untuk orang yang gemar berbohong. Oleh karenanya, hindarilah perbuatan tercela yang satu ini agar Allah senantiasa melindungi kita dari panas dan pedihnya api neraka.

4.Dicabik cabik  Ular yang Besar dan Ganas


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
فَإِذَا أَنَا بِنِسَاءٍ تَنْهَشُ ثَدْيَهُنَّ الْحَيَّاتُ، فَقُلْتُ: مَا بَالُ هَؤُلَاءِ؟ فَقَالَ: اللَّوَاتِي يَمْنَعْنَ أَوْلَادَهُنَّ أَلْبَانَهُنَّ
  1. “Tiba-tiba aku melihat para wanita yang payudara-payudara mereka dicabik-cabik ular yang ganas. Maka aku bertanya: ‘Kenapa mereka?’ Malaikat menjawab: ‘Mereka adalah para wanita yang tidak mau menyusui anak-anaknya (tanpa alasan syar’i)’.” (HR. Al-Hakim. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullahu dalam Al-Jami’ush Shahih berkata: “Ini hadits shahih dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu.”)

Al Quran (sumber :WordPress.com)


Pertolongan Al Qur an Di Alam Kubur

 Rasulullah SAW bertanya kepada Jibril dan Mikail tentang siksa-siksa tersebut,
“Beritahukanlah kepadaku tentang apa yang aku lihat.” Keduanya menjawab: “Ya. Adapun orang yang engkau lihat dirobek mulutnya, dia adalah pendusta. Dia berbicara dengan kedustaan lalu kedustaan itu dinukil darinya sampai tersebar luas.

Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Alquran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah SWT. Upaya agar mendapatkan syafaat Alquran tentu saja dengan mendekatkan diri kepada Alquran. Salah satu cara yang sangat baik dalam “memaksa” kita untuk dekat dengan Alquran adalah dengan menghafalkannya.

Dengan berniat menghafal Alquran hati kita seakan-akan terpanggil untuk selalu memegang Alquran. Ada tanggung jawab yang membuat kita merasa “bersalah” jika tidak memegang Al-Qur’an. Walaupun mungkin sekedar membacanya.

Pada akhirnya kita mau tidak mau “dipaksa” untuk mendekat kepada Alquran. Dapat dikatakan dengan menghafalkan Alquran kita telah mengikatkan diri dengan Al-Qur’an. Sesibuk apapun kita, kita dipaksa untuk selalu dekat Alquran. Dan itu sungguh bukan termasuk “pemaksaan” yang aniaya. Melainkan pemaksaan yang penuh kebaikan.

Semoga hadis di atas menjadi cambuk bagi kita ketika rasa malas menerpa kita. Semoga Allah dengan kemuliaanNya menjadikan Alquran sebagai syafa’at bagi kita, bukan sebagai penuntut kita.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pertolongan Al Qur an di Alam Kubur"

Post a Comment

close