Monday, 5 November 2018

Inilah Wanita Yang Beresiko Mengidap Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan momok bagi wanita , karena wanita yang mengidap penyakit tersebut prosentasenya lebih besar akan meninggal dunia.Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Walaupun  terjadi pendarahan, belum berarti Anda menderita kanker serviks. 



Apa itu Kanker Serviks ?
Kanker Serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual. 

Kanker serviks atau leher rahim bisa mengakibatkan kematian, seperti yang dialami selebritas populer Indonesia beberpa waktu yang lalu. Siapa perempuan yang berisiko mengidap kanker serviks?

Wanita wanita yang berisiko terkena kanker serviks
  • Riwayat seksual: Banyak jenis kegiatan seksual yang berkaitan dengan kanker serviks dan infeksi HPV. Contoh: seks sebelum usia 18 tahun, seks dengan banyak pasangan, dan seks dengan seseorang yang pernah memiliki banyak pasangan.
  • Merokok: Ketika seseorang merokok, ia dan orang di sekitarnya terpapar banyak bahan kimia penyebab kanker yang memengaruji organ selain paru-paru. Molekul berbahaya ini diserap melalui paru-paru dan dibawa dalam pembuluh darah ke seluruh tubuh. Wanita yang merokok dua kali lebih beresiko terkena kanker serviks daripada wanita bukan perokok. Para ilmuwan percaya bahwa zat-zat ini dapat merusak DNA sel-sel serviks dan berkontribusi terhadap pertumbuhan kanker serviks.
  • Penggunaan pil KB: Wanita yang pernah menggunakan obat kontrasepsi oral seperti pil KB selama lebih dari lima tahun mengalami peningkatan risiko untuk kanker serviks, tetapi risiko ini kembali normal dalam beberapa tahun setelah berhenti menggunakan pil.
  • Diet: Orang-orang yang dietnya tidak mencakup buah-buahan dan sayuran akan lebih berisiko untuk kanker serviks.
  • Faktor Resiko Genetik Riwayat keluarga. Wanita yang memiliki saudara perempuan atau ibu yang pernah terkena kanker serviks dua atau tiga kali lebih beresiko untuk kanker serviks.
  Perlu waspada khususnya wanita yang aktif secara seksual atau wanita yang baru menikah, agar tanggap terhadap gejala-gejala kanker serviks yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) ini.
Jika kanker serviks tidak didiagnosis dan tidak ditangani, perlahan-lahan sel kanker akan keluar dari leher rahim dan menyebar ke organ serta jaringan di sekitarnya. Kanker bisa menyebar ke vagina dan otot yang menopang tulang panggul. Sel kanker juga bisa menyebar ke tubuh bagian atas. Kondisi ini akan menghalangi saluran yang mengalir dari ginjal ke kandung kemih atau sering disebut sebagai ureter.
Pemeriksaan dini dapat dilakukan dengan  pap smear, Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), atau langsung diperiksa adanya HPV atau metode lain. Ingat jangan tunggu sampai menjadi ganas atau parah.

Apa itu Human Papillomavirus (HPV)
 Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV. HPV adalah kumpulan jenis virus yang menyebabkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin. Kumpulan Virus ini kalau nggak segera ditindak lanjuti   maka akan berbahaya dan sulit diobati.Beberapa jenis HPV yang mengganggu sel-sel leher rahim untuk bisa berfungsi secara normal dan akhirnya bisa memicu kanker. HPV sangat umum ditularkan melalui hubungan seks dan dapat menjadi penyebab munculnya kanker serviks.Dari banyaknya jenis HPV, ada dua jenis virus HPV yang paling berbahaya, yaitu HPV 16 dan HPV 18. Kedua jenis virus ini yang menyebabkan 70 persen kasus kanker serviks.

Banyak wanita tidak menyadari telah terinfeksi, karena HPV jenis ini tidak menimbulkan gejala. Penting untuk menyadari bahwa infeksi ini sering terjadi, meski banyak wanita yang terinfeksi tidak mengalami kanker.

Gejala gejala nya 
Ini gejala-gejala umum kanker serviks yang sering dirasakan yaitu :
•    Keputihan yang tak kunjung sembuh
•    Perdarahan spontan atau setelah berhubungan seksual
•    Nyeri pinggul
•    Gangguan saluran kemih dan buang air besar, hingga gangguan ginjal.


Keluhan keluhan
Dikutip dari   Kompas.com, penderita kanker Serviks Stadium lanjut  mempunyai keluhan keluhan sebagai berikut :
•    Sembelit
•   Urinenya bercampur bercak darah dan kandung kemihnya tak terkontrol (sering keluar urin tanpa terkendali)
•    Tulangnya terasa nyeri
•    Kakinya bengkak
•    Ginjal membengkak
•    Nafsu makan menurun, sehingga berat badan turun drastis
•    Lemas dan lelah karena kurang asupan makanan.


Bila pembaca mengikuti perkembangan almarhumah artis Indonesia di TV sewaktu masih hidup ketika berobat dirummah sakit karena  mengalami sakit Kanker Serviks   keluhan keluhan yang ditulis diatas sama yang dialami oleh artis tersebut , yaiut kakinya membengkak , berat badan turun  ,lemas dan lemah .
Sumber alodokter.com:  ,helosehat.com


NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner