Friday, 19 October 2018

Inilah Dampak dari Penggunaan Kipas Angin/AC terlalu lama

Dijaman modern ini apa sih yang tidak terjangkau ,apa yang diinginkan manusia akan terpenuhi dengan cepat. Banyak hasil karya  tehnologi yang manusia ciptakan diabad now yang serba canggih akan memberikan kemudahan , kenyamanan dan kecepatan baik didalam ruangan maupun diluar ruangan.


B01E6NE8OU
Namun demikian karya karya tehnologi canggih yang manusia ciptakan tersebut, jangan dibilang  tidak memberi dampak dalam kehidupannya,baik dari segi kesehatan maupun kegiatan ekonomi.  Disini penulis hanya akan memaparkan mengenai dampak buruk bagi kesehatan akibat  penggunaan alat tehnologi yang terlalu lama misal dalam penggunaan AC maupun kipas angin yang dikutip dari Viva.co.id


B078J3N6HK

1. Sesak Nafas

Memang keadaan cuaca akan memberikan pengaruh lingkungan baik itu suhu panas atau dingin dan juga suhu normal.Apabila Suhu udara  yang tidak memberikan kenyamanan bagi manusia , maka manusia yang mempunyai kelebihan ekonomi dapat menggunakan alat tehnologi yang diciptakan untuk memberikan rasa kenyamanan dirinya didalam ruangan atau rumah, seperti kipas angin atau AC.


B0773J9D27

Pemanfaatan kipas angin atau AC adalah salah satunya. Penggunaan   kipas angin dan AC terlalu lama yang terpapar diseluruh tubuh dapat menyebabkan masalah pada pernafasan, salah satunya sesak nafas. Untuk mengatasinya, sebisa mungkin jangan biarkan AC atau kipas angin menyala sepanjang malam. Dan atur arah angin agar tidak terfokus pada tubuh kita terus dan stel anginnya yang tidak terlalu besar, terutama yang mengenai tubuh . 

kaskus.co.id
2.  Kaku pada otot leher
Umumnya setelah bangun tidur, seseorang akan merasa lebih segar. Tapi bagaimana jika tubuh justru merasa pegal atau tegang pada bagian leher? Awas, kondisi tersebut bisa jadi akibat paparan kipas angin atau AC. 


B01N59V9D5

Gejala yang dirasakan, antara lain : leher terasa nyeri saat menoleh, digerakkan, saat bicara atau batuk. Selain mengurangi penggunaan kipas angin atau AC, Anda bisa mengurangi rasa sakit dengan cara mengompres menggunakan handuk hangat atau bisa juga dengan pijat.



B019ARHW2C


3.  Mudah kesemutan
Paparan udara dingin yang terus menerus dapat menyebabkaan munculnya rasa kesemutan hingga nyeri pada persendian tangan akibat pembengkakan pada saraf. Kondisi tersebut akan lebih sering muncul, terutama jika seseorang tidur dalam posisi yang tidak benar. 



B077114PB1


4.   Lumpuh pada wajah (Bell’s palsy)
 Pernahkah Anda melihat seseorang yang tiba-tiba mengalami kaku pada bagian wajah atau perot (bhs. Jawa)? Ternyata kondisi tersebut bukanlah penyakit stroke, tetapi Bell’s palsy atau lumpuh pada wajah akibat adanya pembengkakan pada saraf di bagian wajah yang disebabkan paparan kipas angina atau AC. 
fjb.kaskus.co.id
Umumnya kondisi tersebut diawali dengan beberapa gejala, antaranya : bicara tidak jelas, mata terasa pedih saat cuci muka, sulit membuka mulut, berkurangnya fungsi lidah, dan lain sebagainya. Meskipun belum jelas apa penyebanya, namun bisa jadi kondisi tersebut disebabkan oleh infeksi virus yang terbawa udara atau angin. 



B07D75C49W
\
5.  Dehidrasi dan Hipotermia
Berada di ruangan tertutup dengan kipas angin atau AC yang menyala dalam waktu lama dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan hipotermia yang berujung pada kematian.  Gejala hipotermia ringan, antara lain : kulit berwarna keabu-aabuan, detak jantung melemah, tekanan darah turun, dan kontraksi otot. 

B076C3LH9W

Mengetahui akan kejadian kejadian diatas alangkah lebih bijaksana apabila kita dapat mengatur lamanya penggunaan alat alat tersebut agar kita dapat terhindar dari masalah kesehatan yang tidak kita inginkan.usahakan dalam kondisi pintu atau jendela terbuka agar sirkulasi udara dapat berfungsi dengan baik dan pastinya menghindari kejenuhaan karbondioksida dalam ruangan. Semoga informasi diatas tersebut dapat bemanfaat untuk kita.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner