Pembunuhan Sadis ,seorang wanita di Aniaya dan diBakar Hidup-hidup

Rabu pagi hari (01/08/2018) masyarakat dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas di kawasan hutan  desa Sendang Wates, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan,sulit dikenali karena sekujur tubuhnya hangus terbakar .
Suparjo, kepala desa Sendang Wates  mengatakan, pertama kali memperoleh informasi dari warga di desanya sekitar pukul 06.30 WIB.
Kemudian bersama beberapa warga, ia langsung menuju   lokasi kejadian dimana ditemukannya mayat tersebut.
Sesampainya dilokasi kejadian Kepala desa tersebut terkejut setelah  melihat mayat ,ternyata seorang mayat perempuan dalam kondisi hangus terbakar. 
"Saya datang ke lokasi sudah banyak warga. Saya bilang ke warga, jangan dipegang dulu, ini urusan polisi. Posisinya telungkup dan berjenis kelamin perempuan," kata Suparjo.

Tak beberapa lama setelah kejadian tersebut polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan FDA (21), wanita yang mayatnya ditemukan hangus terbakar di hutan jati Kecamatan Kunduran, Blora, . Pelaku yang berisial KAW berusia 35 th merupakan Manajer Front Office di sebuah hotel di Semarang.

Dugaan sementara ,motif pembunuhan menurut Kapolres Blora, AKBP Saptono mengatakan, berdasarkan keterangan sementara dari pelaku, dia nekat menghabisi korban karena ingin menguasai harta korban.
Pelaku ingin menguasai perhiasan milik korban sehingga menganiaya dan membakar korban hidup-hidup.
Namun polisi tidak berhenti disitu saja ,kami masih mendalami motif lain di balik pembunuhan tersebut.

"Sebelumnya temuan kami korban dibuang dan dibakar di lokasi terpisah, tetapi korban dibakar hidup-hidup di lokasi kejadian," ujar Kasat Reskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo.
Dia mengungkapkan, korban dianiaya di hotel di Semarang kemudian dibawa ke hutan Blora  menggunakan mobil.

Korban lantas dibekap dan diikat kaki dan tangannya lalu dibakar hidup-hidup.
Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Saptono mengatakan, dugaan awal, pelaku telah mengajak korban berkencan di sebuah kamar hotel di Semarang.
Pelaku membunuh korban usai membuat korban tidak sadar dan kemudian jasad korban dibakar di hutan jati.
Jenazah korban sulit diidentifikasi karena mengalami luka bakar hampir 100 persen.
Namun, dia menambahkan, kasus ini masih didalami. 


"Berdasarkan pengakuan pelaku, korban ini dibakar hidup-hidup dengan tangan dan kaki masih terikat. Korban disiram bensin satu liter kemudian dibakar," kata Saptono kepada Kompas.com, Selasa (7/8/2018).
Menurut Saptono, sebelum kejadian, korban bertemu dengan pelaku di sebuah kamar hotel di Semarang.
Keduanya sempat melakukan hubungan intim.
Setelah puas melakukan hubungan intim, pelaku menganiaya korban hingga tak sadarkan diri.
"Pelaku kemudian membawa korban menuju kawasan hutan di Blora dengan mengendarai mobil Honda Jazz pinjaman. Korban dibekap, diikat tangan dan kakinya. Nah, di lokasi kejadian, korban yang masih hidup disiram bensin satu liter dan dibakar. Setelah dipastikan tewas, pelaku kabur," terang Saptono.
Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo, menyampaikan, indikasi korban dibakar hidup-hidup itu juga diperkuat dengan adanya hasil penyelidikan tim Labfor Polda Jawa Tengah.
Sumber : dari berbagai sumber

No comments:

Post a Comment

close