Cara Mengatasi motor nembak nembak setelah ganti knalpot

Kadang kadang anak muda tidak puas punya motor dengan rakitan bawaan pabrikan, alasannya kurang keren , kurang gahar  dll. Kemudian untuk menyalurkan keinginannya ia mengganti sparepart yang menurut ia kurang berkenan di hati.Salah satunya dengan mengganti knalpot yang akan memberikan penampilan yang lebih keren dan macho,menurutnya.  

Namun dengan  mengganti knalpot bawaan pabrik dengan produk aftermarket, yang kerap dilakukan para pemilik motor sport tak berjalan seperti yang ia harapkan dan justru malah menyebabkan knalpot  meletup letup, mengeluarkan ledakan kecil.

Gejala nembak ini pada umumnya terjadi pada motor dengan sistem suplai bahan bakar yang masih menggunakan karburator. Kalau motor injeksi, apalagi yang sudah close loop, suplai campuran bahan bakarnya sudah sangat terkontrol jadi lebih terhindar dari masalah ini.

Situasi ini sudah pasti membuat berkendara tak nyaman, bisa saja mesin menjadi rusak jika didiamkan seperti itu dalam waktu lama. “Penyebab knalpot nembak nembak yaitu asupan BBM-nya kurang, karena pembuangannya jadi lebih besar.  Jadi harus disetel ulang konsumsi BBM-nya,” ujar Kang Toni pemilik bengkel T2M kepada KOMPAS.com, Sabtu (27/10/2018). 

Buat mengatasinya, kata Toni, ada beberapa solusi bisa dilakukan mulai dari penambahan piggyback atau bahkan penggantian ECU. Namun ada juga yang hanya perlu melakukan penyetelan secara sederhana. 

“Bisa tambahkan piggyback, mengganti ECU, dan juga bisa setting throttle position sensor (TPS) untuk Kawasaki Ninja. Namun buat produk Honda dan Yamaha tidak bisa, mau tidak mau harus piggyback,” kata Toni. 


Baca juga : Pocket rocket motor listrik yang keren.

Cara selanjutnya untuk mengatasi gejala knalpot menembak, paling sederhana, yaitu menutup Air Induction System (AIS) pada motor. Ini disebut jadi cara yang paling umum dan ringan, selain pemasangan piggyback atau penggantian ECU. 

“Harga untuk melakukan penyetelan TPS biasanya Rp 100.000, sedangkan bila ingin membeli piggyback harganya beragam, mulai dari Rp 750.000 buat yang paling murah, sementara untuk power commander bisa sampai Rp 5,8 juta," kata Toni.

Penulis sitir dari Indomotto.com  knalpot nembak nembak karena campuran yang telalu kaya, pembakaran menyisakan banyak bahan bakar yang belum terbakar. Saat keluar dari ruang bakar dia akan bertemu dengan udara segar dan terbakar di pangkal muffler, sehingga menimbulkan suara ledakan. Solusi paling cepat dan ampuh adalah menambah pasokan udara agar campuran lebih ideal.
Image result for gambar stel angi pada kaburasi
Playithub.com
Caranya putar screw setting angin di karburator berlawanan dengan arah jarum jam. Jika masih nembak, tambah lagi sampai mendapat setting yang tepat. Biasanya dengan cara ini penyakit nembak
langsung sembuh.

Nah itulah sekedar info bagi pemilik kendaraan bermotor roda dua cara mengatasi knalpot yang meletup letup.
Sumber:  KOMPAS.com, Indomotto.com












Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mengatasi motor nembak nembak setelah ganti knalpot"

Post a Comment

close